Dilematis! Kewenangan Sangadi Kotabunan Barat ‘Diperkosa’ Tim Pemenangan

476

TimurExpress.co, Kotabunan – Seorang guru Pendidikan Usia Dini (PAUD), Masita Salu menjadi salah satu korban keegoisan tim pemenangan pasca Pilkada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (31/3/21).

Tim pemenangan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto (SSM), terkesan melakukan penekanan terhadap Sangadi Kotabunan Barat untuk melayangkan surat pemberhentian terhadap Masita Salu dengan dasar kurang jelas.

Seperti yang tercantum dalam surat perintah pemberhentian tersebut mengatakan, ‘’Mulai sejak hari ini Senin, tanggal 29 Maret 2021 saudara Masita Salu diberhentikan sebagai guru/tutor PAUD di Desa Kotabunan Barat atas dasar aduan dari Tim Pemenangan SSM-OPPO’’.

Mirisnya lagi, secara transparan dalam surat tersebut tercantum tanda tangan diduga Tim Pemenangan SSM-OPPO yakni HM alias Hil. Yang sebenarnya hanya tanda tangan Sangadi terkait dan atas rekomendasi Dinas Pendidikan Boltim serta diusulkan ke bupati untuk selanjutnya Masita Salu diberhentikan sebagai guru PAUD apabila di setujui bupati.

Surat Perintah Pemberhentian dari desa yang juga di tandatangani tim pemenangan

Penilaian sejumlah warga, surat pemberhentian dari desa yang ditandatangani tim pemenangan merupakan ”pemerkosaan” atas kewenangan sangadi.

Kewenangan tim pemenangan lebih tinggi daripada kewenangan sangadi. Juga, tim pemenangan dinilai melangkahi aturan serta kebijakkan bupati dan wakil bupati.

Informasi yang berhasil dirangkum TimurExpress.co, Masita Salu adalah seorang guru PAUD yang berbeda pilihan pasca Pilkada 9 Desember 2020.

Pun demikian, demi kepentingan public juga pendidikan anak-anak PAUD, seharusnya Masita Salu bisa dipertahankan sebagai guru PAUD. Mengingat belajar mengajar anak PAUD bisa terbengkalai hanya karena aksi ‘’Balas Dendam’’ dari tim pemenangan SSM.

Sangadi Kotabunan Barat, Amina Paputungan saat diwawancara wartawan ini mengatakan, telah menarik surat perintah pemberhentian tersebut.

‘’Saya sudah mendapat teguran dari atasan sekaligus menyetujui penarikan surat pemberhentian saudara Masita Salu. Jadi saya dan yang bersangkutan (Masita Salu, red) sudah melakukan pertemuan dan mengembalikan posisinya sebagai guru PAUD di Kotabunan Barat,’’ pungkasnya. (Chimo)

Baca Juga:  Meski Diguyur Hujan Saat Kampanyekan Covid-19, Landjar: Jangan Jadi Penghianat dalam Keluarga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini