Boltim, timurexpress.co – Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Abdal Mamonto, S.E., menepis berita bohong dari postingan akun palsu yang selanjutnya di angkat dalam pemberitaan oleh salah satu jurnalistik.
Kata Abdal, ada pemberitaan dari salah satu media online yang memuat adanya permintaan uang kepada ASN dan THL Pemkab Boltim.
“Tidak ada permintaan uang kepada ASN dan THL. Kami sedang menelusuri siapa pembuat isu hoaks ini dan akan meminta pertanggung jawabannya lewat jalur hukum,” ujarnya, Selasa (26/12/23).
Menurutnya, potongan layar pada chatting di aplikasi whatsapp sengaja dibuat untuk membentuk opini negatif.
“Potongan layar tersebut kemudian secara sengaja di sebarkan oleh akun palsu itu di facebooknya. Sekarang ini banyak akun palsu dibuat untuk menyebarkan isu guna menyudutkan dan menjatuhkan orang lain,” kata Abdal.
“Ini masuk dalam pelanggaran UU ITE pencemaran nama baik dan harus di laporkan,” tegasnya.
Selain itu, eks Kabag Umum Pemkab Boltim ini menyayangkan saduran media elektronik yang menayangkan berita tidak secara faktual. Terlebih mengutip postingan dari akun fake.
“Pemilik akunnya saja palsu apalagi dengan isi informasinya. Padahal, untuk memuat berita harus dari narasumber yang jelas,” menurutnya.
“Seharusnya, peristiwa atau kejadian yang akan disampaikan sebagai berita harus bersifat fakta, bukan berasal dari akun fake,” tandasnya.
Sebagai tambahan, publik masyarakat khususnya di Kabupaten Boltim harus mengambil langkah cerdas dalam menanggapi setiap informasi di media sosial.
Pasalnya, di tahun politik saat ini, mulai bermunculan media-media pembuat berita bohong untuk melakukan propaganda yang tujuannya untuk menciptakan suasana tidak kondusif, bahkan bisa mengancam disintegrasi bangsa. (Chimo)








