Bupati Boltim Hadiri Paripurna Penyampaian Ranperda APBD-P 2022

34
Bupati Boltim saat menyampaikan Ranperda Perubahan tahun anggaran 2022 pada rapat paripurna DPRD Boltim (foto: Chimo)

Boltim, timurexpress.co, – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si menghadiri sidang paripurna dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022 dan Ranperda pengelolaan keuangan daerah, bertempat di ruang sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boltim, Senin (26/9/22), sore tadi.

Terpantau, sidang paripurna dibuka serta di pimpin langsung Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, S.H.

Bupati Boltim dalam sambutannya, mengatakan, DPRD mempunyai wewenang untuk membahas dan mengkaji Ranperda yang telah di ajukan pemerintah daerah maupun sebaliknya guna menghasilkan peraturan daerah yang mengandung nilai-nilai strategis sebagai landasan yuridis formal bagi pemerintah daerah.

Bupati Boltim menyerahkan Ranperda APBD Perubahan 2022 kepada Ketua DPRD Boltim

Sebelum Bupati Boltim mengemukakan substansi pokok dalam Ranperda Perubahan tahun 2022, dirinya menjelaskan asumsi-asumsi utama yang mendasari dilakukannya perubahan APBD 2022, diantaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga.

Usai menjelaskan secara panjang lebar terkait asumsi utama yang mendasari dilakukannya perubahan APBD di hadapan ketiga pimpinan DPRD dan para anggota dewan yang hadir dalam sidang paripurna tersebut, Bupati Boltim memaparkan bahwa, pemerintah daerah menargetkan kebijakan perubahan penerimaan pendapatan daerah, perubahan kebijakan alokasi belanja daerah dan perubahan kebijakan alokasi pembiyaan daerah.

“Bertambah dan berkurangnya anggaran penerimaan pendapatan asli daerah, disebabkan oleh karena adanya koreksi terhadap penetapan beberpa objek pajak dan retribusi daerah, serta memperhatikan data potensi dan capaian realisasi tahun-tahun sebelumnya, diantaranya penetapan pendapatan yang bersumber dari pajak hiburan, mineral (bukan logam) dan batuan lainnya, PBB, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, serta retribusi pasar, pelayanan tempat rekreasi dan olahraga, pemberian IMB dan penerimaan dari pendapatan bunga atas penempatan uang pemerintah daerah serta jasa giro pada rekening kas umum daerah,” papar bupati.

Baca Juga:  Wabup Boltim Buka Workshop Audit Kinerja Bidang Pendidikan dan Perijinan

Lanjut bupati, dengan gambaran struktur kebijakan anggaran dan prioritas pengalokasian belanja untuk urusan wajib dan pilihan yang tertuang dalam Ranperda Perubahan APBD 2022 dapat dikatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Boltim dengan keterbatasan sumber daya dan dana yang dimiliki, terus berupaya untuk selalu mengakomodir prioritas-prioritas program pembangunan.

“Ranperda ini diharapkan dapat segera disepakati karena selanjutnya akan ada tahapan evaluasi bersama pemerintah Provinsi Sulut yang harus dilaksanakan untuk penyelarasan,” tandasnya. (Chimo/Vina)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini