Dihadiri Bupati, Java Culture Fest Boltim Berlangsung Meriah

0
366
Bupati dan Ketua TP-PKK Boltim mengunjungi sekaligus mencicipi makanan khas Jawa di museum mini Java Culture Fest

Modayag, timurexpress.co, – Java Culture Fest atau Festival Budaya Jawa yang digelar di Lapangan Arjuna Desa Purworejo, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berlangsung meriah, Minggu (19/6/22).

Acara Bersih Desa Purworejo dan Liberia yang di rangkaikan dengan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Boltim yang ke-14 dimulai dari parade carnaval sekaligus penyambutan dan ditutup dengan hiburan koplo.

Bupati Boltim saat pidato pada acara Java Culture Fest

Mengenakan baju adat Jawa, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto di dampingi Ketua TP-PKK Boltim Ny. Seska Ervina Budiman turut hadir pada acara Java Culture Fest itu.

Festival Budaya Jawa ini, di ketahui baru kali ini dilaksanakan secara ramai. Sebelumnya, ritual syukuran suku Jawa atas hasil panen hanya dilaksanakan di tiap-tiap desa tanpa ada gelaran atau pertunjukkan seni dan budaya.

Bupati Boltim dan Ketua TP-PKK bersama tamu undangan menyaksikan pertunjukkan tari seni budaya Jawa

Bupati Boltim diawal pidatonya mengapresiasi pemuda dan masyarakat serta pemerintah desa yang telah bekerja keras terlaksananya Java Culture Fest.

“Ini adalah acara yang di desain dengan waktu yang singkat, namun Alhamdulillah dorongan masyarakat di Desa Purworejo dan Liberia sangat luar biasa yang bekerja siang malam untuk mempersiapkan festival budaya jawa ini,” tutur Papa Icat, sapaan akrab Bupati Boltim.

Bupati dan Ketua TP-PKK Boltim melakukan pemotongan Tumpeng

Lanjut bupati, bersih desa maknanya adalah bagaimana masyarakat Jawa bersyukur atas limpahan rahmat dan rizki dari Allah SWT setelah melakukan panen selama satu tahun.

 “Sebelumnya, di Desa Purworejo dan Liberia hanya selamatan kecil saja di masjid atau rumah sangadi (kepala desa, red) kemudian membagikan hasil bumi. Dan Carnaval ini muncul dari ide teman-teman pemuda dan para sangadi yang menjadi pemikir dalam acara ini,” ujar bupati.

Tari adat Jawa dipamerkan di Java Culture Fest

Lebih lanjut kata bupati, budaya di Kabupaten Boltim ini begitu banyak. Bukan hanya Mongondow. Tapi ada budaya Jawa, Sangihe, Makassar, Bugis, Gorontalo, Minahasa dan Arab.

Baca Juga:  Ketua KNPI Boltim Kembali Gelar Aksi Sosial

“Menurut saya, Kabupaten Boltim adalah miniatur dari Indonesia. Kosa budaya yang begitu tinggi di Boltim ini awalnya tidak dilangsungkan seperti ini, mungkin lantaran kesibukan masyarakat masing-masing yang sibuk bekerja dan akhirnya lupa akan adat dan budaya yang ada. Akhirnya budaya-budaya seperti ini hampir punah, sehingga kita harus budayakan semua budaya suku yang ada di Boltim. Dan itu saya harapkan menjadi tujuan kita semua. Melestarikan budaya agar anak cucu kita masih mengenal dan mengerti bahwa ternyata ini budaya kita,” harapnya.

Pameran Serimpi ditampilkan di Java Culture Fest Boltim

“Semoga dengan menghormati budaya kita sendiri, maka akan semakin timbul kecintaan terhadap daerah kita. Ketika kita sudah benar-benar cinta kepada daerah kita, maka akan ada banyak sumbangsing yang akan kita berikan buat daerah ini mulai dari pemikiran sampai pada tindakan positif. Dan itu yang diharapkan pemerintah kepada masyarakatnya. Masyarakat berperan aktif membantu pemerintah,” harap bupati lagi.

Tambahnya, acara seperti ini In Syaa Allah akan kita laksanakan setiap tahunnya.

Pertunjukan alat musik tradisional Kolintang oleh etnis Jawa

“Jika kabupaten/kota tetangga semisal Kota Tomohon yang dikenal dengan festival bunga, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dengan festival Teluk Tomini, kenapa kita yang kaya akan budaya tidak mengeksplore budaya kita dan kemudian digelar festival. Java Culture Fest ini akan digelar setiap tahun,” sebut bupati.

Turut hadir pada acara tersebut yaitu Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu, Kapolres Boltim, Kapolres Kotamobagu, DPRD Boltim, DPRD Kota Kotamobagu, forkopimda Boltim, KNPI dan masyarakat. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here