Boltim, timurexpress.co – Tim Kerja Kabupaten (TKK) pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) periode 2025 – 2030 Sachrul – Rusmin (ARus) menilai Argo Sumaiku kehilangan rasionalitas sebagai individu yang terdidik.
Belum lama ini, Argo sempat mengeluarkan pernyataan yang tak pantas tentang sangadi atau kepala desa soal penyaluran bantuan pemerintah.
Kali ini, Argo Sumaiku menuduh para sangadi di Kabupaten Boltim terlibat dalam politik praktis.
“Pak Argo saat ini seakan kehilangan rasionalitasnya sebagai pribadi yang rasional. Hanya karena demi ambisinya menjadi wakil bupati sehingga menuduh yang bukan – bukan,” tegas Bendahara TKK ARus, Amalia Ramadhan Sehan (ARS) Landjar, Kamis (12/09/24).
ARS Landjar menuturkan bahwa, Argo dinilai terlalu subjektif mengatakan bahwa APK dalam bentuk baliho serta pertemuan – pertemuan ARus dibiayai oleh para sangadi.
“Tuduhan yang tidak mendasar serta tuduhan yang didasari karena sikap skeptis dipenuhi kebencian sampai – sampai menuduh sesuatu yang bukan – bukan kepada aparat atau sangadi di tingkatan desa,” katanya.
“Terkait dengan tuduhan ini maka nanti saya akan berkoordinasi dengan Ketua TKK Arus Ka Viko Onga, terkait sikap seperti apa yang akan kami ambil. Karena ini sudah bagian dari penyebaran berita bohong atau HOAX,” tandasnya.
Di sisi lain, Viko Onga saat dihubungi via telepon, menyampaikan, untuk sementara masih berada di luar daerah dan kendali Ketua TKK ada di Pak Tony Sumaiku selaku Wakil Ketua.
“Saya masih di luar daerah, terkait hal itu saya sudah mendapat info dari Bendahara TKK. yang pasti kami akan respon secepatnya, tunggu saja,” kata Viko.
“Untuk saat ini kendali TKK ARus ada pada Wakil Ketua Pak Tony Sumaiku, dan beliau juga saat ini masih fokus pada agenda – agenda internal TKK ARus,” tutupnya. (*Chimo)








