Boltim, timurexpress.co – Pembangunan infrastruktur objek wisata Hutan Kota Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang sudah di anggarkan tahun 2023 ini terpaksa ditunda karena alasan kondisi kemampuan keuangan daerah.
Sebagaimana di katakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Boltim Eko Marsidi, S.K.M., M.E ketika di temui wartawan di kantornya, Jumat (30/03/23).
“Anggaran untuk pembangunan infrastruktur objek wisata Hutan Kota Tutuyan sebesar Rp 600 Juta. Tetapi sayang, anggaran tersebut dipangkas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Boltim. Akibatnya program ini belum bisa dilaksanakan,” ujar Eko.
Eko mengaku, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, S.Sos.,M.Si sendiri kaget saat mengetahui ternyata anggaran pembangunan wisata Hutan Kota Tutuyan tahun 2023 ini dipangkas.
“Apalagi pembangunan objek wisata Hutan Kota Tutuyan adalah bagian dari visi dan misi Bupati, tahu-tahu anggaranya kena imbas dipangkas,” tuturnya.
Lebih lanjut, kata Eko, tahun 2023 ini Dispar hanya fokus pada dua egenda besar yakni Pemilihan Uyo-Anu dan Mooat Horticulture Festival (MHF).
“Untuk event MHF akan dipusatkan dikawasan objek wisata Danau Mooat pada bulan Juni 2023 mendatang. Ada banyak kegiatan didalamnya. Antara lain lomba Paduan Suara,” tandasnya.(er/chimo)








