Beranda Daerah Boltim Pemkab Boltim Ajak Masyarakat Cegah Stunting

Pemkab Boltim Ajak Masyarakat Cegah Stunting

66

Boltim, timurexpress.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengajak seluruh masyarakat terutama orang tua untuk peduli partisipasi dan memahami cara mencegah terjadinya stunting pada anak, Senin (20/03/23).

Stunting adalah ganguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar.

Kita awali dengan penjelasan tentang penyebab gizi buruk pada anak.

Penyebab gizi buruk pada anak meliputi rendahnya asupan makanan, masalah kesehatan mental, gangguan pencernaan dan kondisi lambung, kurangnya asupan ASI dan aktifitas fisik, serta sanitasi dan kebersihan air yang buruk.

Untuk menjaga anak agar tidak terkena gizi buruk, para orang tua dianjurkan untuk tetap menjaga pola seperti poin-poin diatas.

Selanjutnya, Pemkab Boltim merilis cara mencegah terjadinya stunting pada anak sejak masa kandungan.

  1. Pada masa kehamilan, a. Melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali dengan melibatkan suami, b. Ibu hamil wajib meminum tablet tambah darah untuk mencegah anemia atau kurang darah, c. Jika biasanya makan hanya 3 kali sehari, maka ketika hamil dianjurkan menambah satu porsi, d. Di anjurkan mengonsumsi protein hewani diantaranya ikan, telur dan ati, e. Mengunjungi Posyandu setiap bulannya, f. Mengikuti 4 kelas ibu hamil selama masa kehamilan.
  2. Bayi usia 0-6 bulan, a. Ibu hamil diwajibkan melahirkan di fasilitas kesehatan misalkan Puskesmas terdekat, agar, b. Bayi segera mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) setelah lahir, c. Imunisasi sesuai jadwal dari pihak kesehatan atau Posyandu, d. Memantau pertumbuhan bayi ke Posyandu setiap bulannya, e. Memberikan ASI saja sebanyak mungkin pada bayi.
  3. Bayi usia 6 bulan hingga 2 tahun, a. Berikanlah ASI sebanyak mungkin pada bayi dan balita anda, b. Balita harus makan 3 kali sehari dengan 2 kali selingan/snack (sesuai anjuran Posyandu), c. Orang tua wajib mencuci bersih tangan dan wadah saat memberikan makanan pada bayi, d. Berikan imunisasi sesuai jadwal, e. Memantau pertumbuhan balita setiap bulannya dengan rutin mengunjungi Posyandu.
Baca Juga:  Universitas Terbuka Makassar Luluskan 580 Wisudawan dari 24 Kabupaten/Kota

Berikut juga penjelasan soal mencuci tangan dapat mencegah stunting.

Tangan bisa menjadi media penularan kuman ke bayi, maka cucilah tangan anda jika ingin beriteraksi fisik dengan bayi.

Pencegahan stunting lewat cuci tangan sebelum menyiapkan makanan untuk bayi dan balita, sebelum makan dan saat member makan bayi dan balita, sebelum memegang bayi, dan sesudah mencebok bayi. (Chimo)