Pemeliharaan Jalan Motongkad – Mooat adalah Sentuhan Tangan SSM
Boltim, timurexpress.co – Proses pengerjaan ruas jalan daerah antara Kecamatan Motongkad dan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus berlangsung.
Sayangnya, pengerjaan jalan tersebut menuai beragam tanggapan positif maupun negatif di media social Facebook maupun Grup WhatsApp.
Lucunya lagi, ada segelintir oknum seakan tidak terima dengan pemerliharaan ruas jalan daerah tersebut. Bahkan para oknum yang diketahui paham soal regulasi itu mengaitkan kegiatan pemerintah daerah tersebut dengan isu politik.
Ada juga oknum – oknum yang mengklaim bahwa itu adalah buah kerja daripada Pjs Bupati Boltim Lukman Lapadengan, bukan Bupati Boltim SSM yang saat ini menjalani cuti.
Di media sosial, beberapa komentator seakan menolak mengakui bahwa Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto yang saat ini sedang dalam masa cuti, adalah dalang dibalik pengerjaan pemeliharaan jalan alternatif menuju Kota Kotamobagu itu.
Padahal sebelumnya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Boltim, Harris Pratama Sumanta, telah mengutarakan percepatan pemeliharaan jalan Motongkad – Mooat adalah petunjuk dan penegasan dari Bupati Boltim, SSM.
Sumanta menegaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2024 telah dibahas SSM sebelum cuti.
Termasuk anggaran pemeliharaan ruas jalan daerah Motongkad – Mooat adalah hasil pembahasan SSM selaku top eksekutif Pemkab Boltim.
Senada di sampaikan Pjs Bupati Boltim Lukman Lapadengan, Sabtu (26/10/24).
Melalui wawancara via telepon, Lukman Lapadengan mengakui bahwa, soal APBD Perubahan, dirinya hanya duduk dan mengikuti evaluasi di provinsi.
“Untuk pembahasan APBD Perubahan itu masih Pak SSM yang bahas sebelum cuti, bukan saya. Saya hanya duduk mengikuti evaluasi APBD Perubahan di provinsi, bertepatan saya juga masuk di TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Provinsi Sulawesi Utara,” terang Pjs Bupati Boltim kepada timurexpress.co.
Lapadengan menjelaskan, dirinya menerima SK Pjs Bupati Boltim pada tanggal 23 September 2024. Dan sehari kemudian pada tanggal 24 September 2024, ia mengikuti evaluasi APBD Perubahan di provinsi.
“Ini perlu saya tegaskan lagi agar tidak salah kaprah. Saya hanya ikut evaluasi saja di provinsi, dan tidak membahas APBD Perubahan Pemkab Boltim tahun 2024. Ini mengikuti prosesnya, setelah ditetapkan oleh pihak eksekutif (Pemkab Boltim) dan legislatif (DPRD) selanjutnya di evaluasi ke tingkat provinsi, “ tandasnya. (Chimo)








