Beranda Daerah Boltim Tujuan Ketua DPD PAN Boltim dan Bendaharanya Berlabuh ke Partai Nasdem

Tujuan Ketua DPD PAN Boltim dan Bendaharanya Berlabuh ke Partai Nasdem

175
Samsudin Dama dan Cheris Komaling

Samsudin Dama dan Cheris Komaling Siap di PAW

Boltim, timurexpress.co – Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Samsudin Dama bersama Bendaharanya dr. Cheris Komaling mengungkapkan alasan dan tujuan berlabuh di Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Partai Nasdem Boltim yang di ketuai oleh Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto sebagai Ketua DPD dinilai mampu mendorong Kabupaten Boltim menjadi lebih baik.

Dama mengatakan, ia dan Bendahara DPD PAN Boltim tidak ada masalah internal apapun dengan PAN.

“Saya mengenal partai awal masuk ke jalur politik praktis melalui PAN. Semua partai itu ideologinya bagus dan baik. Hanya saja, saya dan dr. Cheris memutuskan pindah partai, karena kami ingin menciptakan sebuah Legacy bahwa setelah kita pertimbangkan, kami lebih ke bagaimana membantu Kakak Sachrul Mamonto untuk membangun Kabupaten Boltim melalui Nasdem. Semangat kami pindah partai itu kesitu tujuannya,” jelasnya, saat di konfirmasi sejumlah media, Kamis (11/05/23).

Dama mengakui dirinya berani keluar dari zona nyaman demi kepentingan masyarakat Kabupaten Boltim.

“Ketika dipikirkan, kami ini berada di zona nyaman. Kami adalah Ketua dan Bendahara DPD PAN Boltim dan tidak ada yang mengganggu gugat akan hal itu. Jika politik dihitung dengan profit, kami memang rugi karena masih ada lebih satu tahun menjabat sebagai anggota DPRD Boltim dari PAN, dan sekarang sudah tidak bisa menerima gaji dan lainnya karena sudah berpindah partai. Namun sekali lagi saya tegaskan, kami tidak melihat itu. Kami lebih melihat ke bagaimana memikirkan daerah ini,” akunya.

Lanjutnya, Eks Bendahara DPD PAN Boltim, dr. Cheris memiliki mimpi bagaimana membuat Desa Kokapoi dan Kecamatan Mo’oat dapil tiga untuk menjadi lebih bagus dengan adanya lompatan-lompatan luar biasa di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Pemkab Boltim Dorong Kerjasama dengan UPTD BP2MI Terkait Hal Ini

“Begitupun dengan saya sendiri. Sehingga saya yakin dan percaya, kami akan lebih mudah bersama-sama dengan pak bupati untuk membangun Kabupaten Boltim menjadi lebih baik lagi,” ungkap Dama.

Kendati demikian, dirinya mengaku merasa haru dan ingin menangis ketika melepaskan jabatan sebagai Ketua DPD PAN Boltim.

“PAN adalah partai yang membesarkan saya, tentu besar keinginan untuk bertahan. Namun apalah daya, demi kepentingan masyarakat Boltim, kami harus pindah ke Nasdem. Jadi bahasanya, mundur selangkah, dan maju dengan lompatan,” kata Dama.

Dengan berdiri di Partai Nasdem, Dama meyakini Kabupaten Boltim akan semakin baik dan bersinar.

“Nasdem memiliki program-program yang luar biasa cemerlang, apalagi Nasdem mengusung Anies Baswedan sebagai calon Presiden RI. Ini pun kami akan totalitas mendukung itu,” ujarnya.

Tak lupa dirinya menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Umum DPP PAN Pak Zulkifli Hasan, Sekjen, pengurus DPW Pak Sehan Landjar dan teman-teman di DPD PAN yang selama ini bersama-sama dengannya membangun partai.

“Terima kasih banyak atas dedikasinya. Untuk proses PAW dipersilahkan. Karena ketika kami resmi mencalonkan diri lewat Nasdem, maka proses PAW PAN berjalan. Konsekwensinya seperti itu dan kami sudah memahaminya,” pungkas Dama.

Sementara, mantan Bendahara DPD PAN Boltim, dr. Cheris Komaling saat di wawancara wartawan, mengatakan, setiap orang yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR, dirinya bukan hanya membawa pribadinya, namun kepentingan banyak orang dan daerah itu yang utama.

“Dengan adanya kepentingan ini, saya harus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam hal untuk kepentingan masyarakat juga,” ujar Komaling.

Mendaftarkan diri sebagai bacaleg DPRD Boltim, Cheris Komaling meyakini mampu meraih suara terbanyak di dapil III.

“Saya optimis raih suara terbanyak di dapil saya,” pintanya.

Baca Juga:  Sam Sachrul Menerima Kunjungan Sultan Ternate ke-49

Senada dengan Samdsudin Dama, terkait PAW, Cheris Komaling mengaku siap.

“Seorang petarung harus siap menerima konsekwensi dari partai sebelumnya yang telah mengusung dirinya menjadi anggota DPR. Termasuk saya yang duduk di parlemen lewat PAN,” tutur Komaling.

Perlu di catat bahwa, dengan partai sebelumnya, Komaling mengaku tidak ada persoalan internal.

“Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya dengan PAN ada persoalan. Ini mutlak dari hati nurani saya sendiri untuk bergabung dengan Nasdem,” kuncinya. (Chimo)