Beranda Daerah Kotamobagu Rutan Kotamobagu Siapkan Hak Pendidikan Penyetaraan bagi Warga Binaan

Rutan Kotamobagu Siapkan Hak Pendidikan Penyetaraan bagi Warga Binaan

10
Dukung program penyetaraan pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rutan Kotamobagu koordinasi dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Senin 4 Mei 2026. (foto.Ist/Rutan Kotamobagu)
Dukung program penyetaraan pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rutan Kotamobagu koordinasi dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Senin 4 Mei 2026. (foto.Ist/Rutan Kotamobagu)

Program Paket A, B dan C Disiapkan

KOTAMOBAGU, timurexpress.co – Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Kotamobagu, terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

Oleh itu, Rutan Kotamobagu pun ikut menghadirkan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan setempat.

Langkah ini pun dinilai menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, namun juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia para warga binaan.

Tentu ini menjadi komitmen nyata Rutan Kotamobagu yang dipimpin Aris Yuliyanta, untuk terus meningkatkan layanan maupun peningkatan program pembinaan di dalam rutan.

Kepala Rutan Kotamobagu Aris Yuliyanta, melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan (Yantah), Busen, mengatakan program pendidikan kesetaraan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang pada awal tahun 2026, meluncurkan 15 program akselerasi.

Salah satu program prioritas tersebut secara khusus menekankan pentingnya penyediaan akses pendidikan formal bagi warga binaan di seluruh lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) di Indonesia.

Sehingga itu, lanjut Busen, Rutan Kotamobagu pun gerak cepat melakukan koordinasi dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kotamobagu dalam rangka mendukung program penyetaraan pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Senin 4 Mei 2026, kemarin.

“Prinsipnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam memenuhi hak dasar warga binaan, khususnya di bidang pendidikan, melalui jalur pendidikan non formal seperti program Paket A, Paket B dan Paket C,” jelas Busen.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya pun begitu serius membahasnya dan saling bertukar informasi terkait kebutuhan, tantangan, serta langkah strategis yang dapat dilakukan guna memastikan program ini berjalan secara optimal dan berkelanjutan.***

Baca Juga:  Penjabat Bupati Bolmong Buka Sosialisasi Aplikasi Keuangan Desa Bersama BSGo