Jakarta, timurexpress.co, – Sudah kesekian kalinya Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos., M.Si, memberikan materi dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi.
Jika sebelumnya telah memberikan materi kepada Ketua dan anggota Badan Perwakilan Masyarakat (BPD) dan perangkat desa, bahkan pembekalan kepada Panwas dan PPK se-Boltim beberapa waktu lalu. Kali ini, Alul, sapaan akrab Bupati Boltim memberikan materi kepada Penjabat Sangadi (Pjs) se-Boltim dalam penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Strategi Pembangunan Daerah (Pusbangda) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Hotel Best Western, Jakarta, Senin (20/02/22).

Menariknya, Mantan Ketua DPRD Boltim ini memberikan materi bersama beberapa pemateri yang berasal dari kalangan praktisi dan akademisi IPDN, salah satunya ketua Program Studi Program Doktoral IPDN, DR. H. Mansyur Ahmad KM, M.Si, dan Direktur Program Doktoral IPDN.
Dalam penyampaian materi Bimtek Manajemen Pemerintahan, Alul menegaskan empat hal agar program pemerintah desa menjadi terbaik sehingga ada manfaatnya dan langsung dirasakan masyarakat.

“Yang harus dilakukan oleh kepala desa, yakni pertama perencanaan harus matang, pelaksanaan harus dilakukan dengan baik, harus mengetahui penatausahaan administrasi dan pertanggungjawaban tidak asal jadi. Jika ini dilakukan dengan baik, maka hasilnya akan baik juga, dan selanjutnya bisa memberikan contoh bagi kepala desa selanjutnya,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan, kemampuan kepala desa harus tetap ditingkatkan dengan kegiatan peningkatan kompetensi.

“Jika pikiran tidak di asah termasuk dalam belajar, maka akan pikun lebih cepat. Pikiran kita harus terus di asah dengan mencari ilmu pengetahuan,” terang mantan Ketua KPU Bolmong ini.
Di akhir materi, orang nomor satu di Kabupatn Boltim ini memberi motivasi bahwa tidak semua bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dengan dibiayai oleh negara. Sehingga, katanya, gunakan pelaksanaan Bimtek dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan ilmu.
“Kita tidak selalu dibiayai negara untuk mendapatkan ilmu, jadi manfaatkan pembelajaran saat ini dari pemateri yang sangat berkompeten, untuk menambah pengetahuan lebih banyak,” pungkas bupati, (ADV)








