Beranda Daerah Kotamobagu Dari Balik Tembok Rutan, Karya Warga Binaan Kotamobagu jadi Etalase Kantor Imigrasi

Dari Balik Tembok Rutan, Karya Warga Binaan Kotamobagu jadi Etalase Kantor Imigrasi

3
Tampak karya Warga Binaan Rutan Kotamobagu jadi Etalase Kantor Imigrasi. (foto.dok/Rutan Kotamobagu)
Tampak karya Warga Binaan Rutan Kotamobagu jadi Etalase Kantor Imigrasi. (foto.dok/Rutan Kotamobagu)

KOTAMOBAGU, timurexpress.co – Tak sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pembinaan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu terus didorong untuk berkarya.

Kini, hasil kreativitas mereka bahkan mendapat ruang di luar Rutan. Termasuk sejumlah produk kerajinan karya WBP ikut dipajang di Kantor Imigrasi (Kanim) Kotamobagu.

Pemajangan tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Kotamobagu dalam memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian, sekaligus memperluas peluang pemasaran produk karya warga binaan.

Beragam kerajinan yang dipajang merupakan hasil keterampilan warga binaan selama mengikuti program pembinaan di dalam Rutan.

Adapun terdiri dari 10 buah asbak, tiga tempat tisu dan satu set kursi. Produk tersebut pun di buat melalui proses pembinaan keterampilan yang mendorong kreativitas dan kemandirian warga binaan.

Kepala Rutan (Karutan) Kotamobagu, Aris Yuliyanta, mengatakan hasil karya tersebut menjadi salah satu bukti bahwa proses pembinaan terus diarahkan untuk memberikan bekal keterampilan kepada WBP.

Keterampilan itu diharapkan tidak berhenti di dalam Rutan, namun dapat menjadi modal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat nanti.

“Pembinaan kemandirian ini diharapkan dapat memberikan keterampilan dan bekal positif bagi WBP setelah menyelesaikan masa pidananya,” ucap Aris.

Menurutnya, pemajangan produk di Kanim Kotamobagu juga menjadi kesempatan bagi hasil karya warga binaan untuk lebih dikenal masyarakat.

“Semakin luas produk tersebut diperkenalkan, semakin besar pula peluang karya warga binaan dan memiliki nilai ekonomi, sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkarya,” jelas Aris.

Rutan Kotamobagu pun berkomitmen mengembangkan pembinaan kemandirian secara berkelanjutan dengan menghasilkan produk yang kreatif, berkualitas dan memiliki nilai jual.

“Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar karya dari balik Rutan tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga mampu membuka peluang kemandirian bagi WBP saat kembali ke lingkungannya,” tandas Karutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta.***

Baca Juga:  The Winner Sapa Warga Matali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini