TimurExpress.co, Boltim – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Irham Halid S.I.K fokus dalam penanggulangan Covid 19.
Hal itu disampaikannya saat di wawancara wartawan ini via WhatsApp, Senin (30/8/21).
‘’Polres Boltim, TNI dan pemerintah daerah lagi fokus menanggulangi Covid 19. Apalagi di Kabupaten Boltim saat ini sudah masuk Zona Merah penularan Covid 19. Maka itu saya mengajak masyarakat untuk senantiasa bekerjasama dengan pemerintah dan mematuhi imbauan menaati prokes (protokol kesehatan)’’, ucap kapolres.
Kapolres mengungkapkan, lebih dari 1 miliar rupiah anggaran pembangunan markas Polres Boltim dikembalikan ke kas daerah.
‘’Ini karna kami lebih mementingkan kesehatan masyarakat. Saya sayang masyarakat Boltim, mereka warga saya. Tidak sedikit dana yang kami kucurkan untuk membantu mereka (masyarakat, red) semisal membagikan puluhan ribu masker dan berton-ton beras’’, akunya.
Disentil terkait Simbalang, kapolres menjelaskan secara rinci alasan pihaknya menertibkan lokasi tersebut.
‘’Lokasi PETI Simbalang masuk di HL (Hutan Lindung). Itu sesuai peta dan hasil pantauan kami melalui GPS’’, terangnya.
”Selain itu, baik HL, cagar alam dan kawasan koservasi harus betul-betul dilindungi karena merupakan penyanggah untuk keberlangsungan hidup anak cucu kita”, tambah kapolres.
Katanya lagi, aktifitas di lokasi Simbalang sudah menimbulkan korban jiwa.
‘’Sudah ada yang meninggal. Bahkan anggota kami sempat mengamankan puluhan orang dari wilayah luar Boltim ingin masuk ke Simbalang sambil membawa parang. Itu alasan kedua kami menertibkan Simbalang’’, sebut kapolres.
Di sisi lain, dirinya berupaya agar kegiatan PETI Simbalang bisa berjalan seperti biasa mengingat lahan pencaharian masyarakat. Namun instruksi Polda Sulut tidak memperbolehkan.
‘’Alasannya HL. Jadi memang tidak bisa. Saya sudah sangat berusaha demi masyarakat Boltim, tapi tidak bisa karena terkendala wilayah HL’’, tutur kapolres. (Bas/Chimo)








