Beranda Daerah Boltim Menangis dan Trauma, Begini Pengakuan Lelita Usai Videonya Viral

Menangis dan Trauma, Begini Pengakuan Lelita Usai Videonya Viral

891

Boltim – Psikis Lelita Mokodompit, Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Kayumoyondi, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tertekan, Jum’at (28/1/22).

Lelita merasa trauma usai videonya viral di jagat media sosial (medsos) dan mendapat beragam tanggapan negatif maupun positif dari warganet.

Parahnya lagi, video asli yang berdurasi 14.25 detik itu, telah diedit dan dikolaborasikan dengan musik bergenre dj oleh oknum tak bertanggungjawab.

Pengakuan Lelita, dirinya sangat tertekan dan merasa malu atas video yang beredar dan telah dibagikan ribuan kali oleh para pengguna media sosial.

“Saya merasa hancur ketika video saya viral di media sosial (Facebook dan WhatsApp) sampai-sampai videonya di edit oleh salah satu masyarakat Kayumoyondi”, akunya dengan nada sendu.

“Di sekolah, anak saya di bully. Saya sangat merasa tertekan setelah mendengar cerita dari anak saya”, keluh Lelita.

Lelita mengakui lagi, dirinya sangat menghargai dokter dan tim vaksinator.

“Namun jika memilih, saya lebih bergantung kepada Allah, Dzat Yang Maha Kuasa. Saya bukan anti vaksin, tapi sebelum kejadian kemarin yang viral, sebenarnya saya tengah mempersiapkan diri mengikuti anjuran vaksinasi, namun setelah merasa ditekan oleh pihak kepolisian yang minim humanis, saya merasa sudah tidak ada keadilan di dunia ini, yang ada hanya penjajahan”, tandasnya. (Chimo) 

Baca Juga:  Hari ke Dua Penyaluran BST Berpusat di Kecamatan Modayag