
KOTAMOBAGU, timurexpress.co – Potensi berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan Rumah Dinas (Rudis) Rutan Kelas IIB Kotamobagu menjadi perhatian serius jajaran pemasyarakatan.
Tak ingin menunggu munculnya persoalan kesehatan dikemudian hari, Rutan Kotamobagu pun bergerak cepat dengan menggandeng Puskesmas Gogagoman untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh di lingkungan setempat, sekira pukul 09.00 Wita, Kamis 17 September 2026.

Pemeriksaan itu dipimpin langsung, Kepala Rutan (Karutan) Kotamobagu, Aris Yuliyanta, yang ikut didampingi Kepala Subseksi Pengelolaan, serta petugas kesehatan Puskesmas Gogagoman.
Bersama petugas Puskesmas Gogagoman, Karutan Kotamobagu ikut menyisir sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, termasuk di area genangan maupun wadah penampungan air.
Kemudian, dilanjutkan dengan mengecek tiap kondisi lingkungan setempat untuk memastikan tidak terdapatnya jentik yang dapat berkembang menjadi sumber penyebaran penyakit, maupun perkembangan nyamuk.
Karutan Kotamobagu Aris Yuliyanta menjelaskan, pemeriksaan ini menjadi bagian langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, yaitu Demam Berdarah atau DBD.

“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Melalui sinergi dengan Puskesmas Gogagoman, kami ingin memastikan lingkungan Rutan tetap bersih dan sehat,” kata Aris.
Karutan menambahkan, jika pemeriksaan jentik bukan sekadar kegiatan rutin, namun itu dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya area Rumah Dinas Rutan.
Rutan Kotamobagu berharap, kolaborasi bersama ini pun akan terus berlanjut, terutama dalam mendukung upaya pencegahan dan peningkatan kesehatan di lingkungan setempat.
“Prinsipnya Rutan Kotamobagu akan berupaya menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh jajaran maupun warga binaan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit yang bisa ditularkan melalui nyamuk,” pungkas Aris.
Sinergitas bersama Puskesmas Gogagoman diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan dalam mendukung pelaksanaan layanan kesehatan dan menciptakan lingkungan Rutan yang aman, bersih dan sehat.***







