Beranda Daerah Kotamobagu Syukuran Kemenimipas, Rutan Kotamobagu Tampilkan Karya Seni dan Produk Pangan WBP

Syukuran Kemenimipas, Rutan Kotamobagu Tampilkan Karya Seni dan Produk Pangan WBP

27
Momen foto bersama Karutan Kotamobagu Aris Yuliyanta dan jajaran, saat memamerkan hasil Karya Senin serta Produk Pangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kotamobagu di Hari Bhakti Syukuran Kemenimipas, Rabu 19 November 2025. (foto.Ist/Rutan Kotamobagu)
Momen foto bersama Karutan Kotamobagu Aris Yuliyanta dan jajaran, saat memamerkan hasil Karya Senin serta Produk Pangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kotamobagu di Hari Bhakti Syukuran Kemenimipas, Rabu 19 November 2025. (foto.Ist/Rutan Kotamobagu)

KOTAMOBAGU, timurexpress.co – Rutan Kotamobagu turut hadir dalam kegiatan Syukuran Hari Bhakti Kemenimipas.

Tak hanya sebagai tamu undangan, namun Rutan Kotamobagu juga promosikan hasil Karya Seni warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan produk Ketahanan Pangan, Rabu 19 November 2025.

Rutan Kotamobagu mengambil bagian dalam giat Tasyakuran Hari Bhakti Kemenimipas ke-1 tahun dengan menghadirkan ragam hasil karya seni dan produk unggulan yang merupakan buah dari pembinaan serta program kemandirian di dalam rutan.

Karutan Kotamobagu Aris Yuliyanta menjelaskan, pada momentum penuh syukur ini, Rutan Kotamobagu menampilkan berbagai karya lukisan yang dibuat oleh WBP, disertai beragam kerajinan tangan lain yang menggambarkan kreativitas, dedikasi, dan proses pembinaan yang terus berkembang.

“Tidak hanya membawa hasil karya seni, Rutan Kotamobagu juga memperkenalkan produk ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus pembinaan kemandirian. Pada giat tersebut, Rutan Kotamobagu membawa hasil panen berupa buah semangka dan tomat yang kebetulan baru dipetik dari kebun tani rutan. Produk pertanian ini menjadi wujud nyata keberhasilan program ketahanan pangan, sekaligus menunjukkan bahwa WBP dapat berkontribusi secara positif melalui kegiatan produktif yang bermanfaat,” jelas Karutan.

Aris mengatakan, kehadiran Rutan Kotamobagu dalam tasyakuran ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga sebagai komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, baik melalui pengembangan kreativitas maupun pemberdayaan di bidang pertanian.

“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi untuk semakin memperkuat semangat kebersamaan, produktivitas, dan perubahan positif bagi WBP serta seluruh jajaran pemasyarakatan,” pungkasnya.***

Baca Juga:  Isu Pembelian Lahan Guna Penanaman Tanaman Porang di Boltim Ternyata Hoax