TimurExpress.co, Boltim – Fendi Modeong (27) alias Fen, warga Tutuyan II, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tega menganiaya ayah kandungnya, Ares Modeong (61) alias AM menggunakan parang.
Peristiwa naas tersebut, terjadi di Perkebunan Dangin, Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), sekira pukul 23:30 Wita, Senin, 24 May 2021.
Menyelamatkan diri dari amukan sang anak yang diduga kehilangan kesadaran, korban AM menempuh jarak sekira 3 kilo meter dari perkebunan Dangin menuju perkampungan dengan berjalan kaki.
“Saya jalan dari kebun makan waktu lebih dari 2 jam untuk sampai kerumah. Saya lari karena sudah berlumuran darah akibat diserang menggunakan parang dan terluka di bagian siku tangan kiri, lengan tangan kanan, serta bagian atas alis mata kiri. Juga banyak luka gigitan yang salah satu gigitannya membuat satu jari kaki kanan saya putus”, terang korban, saat di temui wartawan ini di rumahnya, Selasa (25/5/21).
AM menuturkan, sebelum kejadian naas itu, dirinya dan pelaku sedang memisahkan biji jagung dari tongkolnya sambil bincang-bincang ringan.
Namun entah kenapa, Fen tiba-tiba bersikap tak biasa. Padahal tidak ada masalah antara ayah dan anak tersebut.
“Fen tiba-tiba menggigit kaki saya serta mengambil parang dan membabi buta”, ujarnya.
Beruntung, AM dapat melarikan diri dari keganasan putra kandungnya tersebut.
AM kini telah dipulangkan ke kediamannya setelah menjalani perawatan di Puskesmas Tutuyan.
Sedangkan si pelaku, sudah dijemput dan di amankan pihak Polres Boltim. (Chimo)








