Beranda Daerah Kotamobagu Warga Rutan Kotamobagu Gelar Shalat Istisqa: Ikhtiar Bersama Memohon Hujan

Warga Rutan Kotamobagu Gelar Shalat Istisqa: Ikhtiar Bersama Memohon Hujan

25
Tampak suasana warga Rutan Kelas IIB Kotamobagu saat menggelar Shalat Istisqa, ikhtiar memohon turunnya hujan di lapangan utama Rutan, Kamis 24 September 2026, sekira pukul 08.00 Wita. (foto.ist/Rutan Kotamobagu)
Tampak suasana Rutan Kelas IIB Kotamobagu saat menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di lapangan utama Rutan, Kamis 24 September 2026, sekira pukul 08.00 Wita. (foto.ist/Rutan Kotamobagu)

KOTAMOBAGU, timurexpress.co – Di tengah kondisi kekeringan yang panjang, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu menggelar Shalat Istisqa dan doa bersama sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan yang membawa manfaat dan keberkahan.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan utama Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Kamis 24 September 2026, sekira pukul 08.00 Wita.

Shalat Istisqa ini juga menjadi bagian dari Gerakan Nasional Shalat Istisqa dan Mitigasi Dampak Kekeringan Tahun 2026.

Kepala Rutan (Karutan) Kotamobagu, Aris Yuliyanta bersama pejabat struktural, JFT/JFU dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Islam mengikuti kegiatan tersebut dengan khidmat.

Diketahui, Shalat Istisqa dipimpin langsung Ustad Dzubair Ali Paputungan, sedangkan khutbah disampaikan Ustad Sugiyanto Paputungan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kotamobagu.

Dalam khutbahnya, peserta diajak memperbanyak istighfar, melakukan muhasabah diri, meningkatkan ketakwaan serta memperkuat kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Doa bersama kemudian dipanjatkan agar Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat dan penuh keberkahan, sekaligus memberikan perlindungan dari dampak kekeringan.

Aris Yuliyanta menyebut, Shalat Istisqa menjadi momentum bagi jajaran Rutan dan WBP untuk bersama-sama melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Shalat Istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Di sisi lain, kita juga perlu melakukan langkah nyata dengan menghemat air, menjaga kebersihan, serta merawat lingkungan sekitar,” ujar Aris.

Menurutnya, nilai-nilai yang dibangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah saja, tetapi diharapkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Aris juga menambahkan, Rutan Kotamobagu berharap keimanan, kepedulian sosial dan kesadaran menjaga lingkungan semakin kuat.

“Demikian Shalat Istisqa ini pun menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi WBP sekaligus momentum untuk membangun kepedulian bersama dalam menghadapi dampak kekeringan,” tandasnya.***

Baca Juga:  Sam Sachrul beri Wejangan Kepada Panwascam Boltim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini